Pengertian Investasi
Untuk tahu bagaimana cara berinvestasi, perlu kita ketahui terlebih dahulu apa itu investasi. Dalam arti yang sederhana, investasi dapat diartikan sebagai komitmen untuk menanamkan sejumlah dana pada saat ini dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang. Dengan kata lain, investasi merupakan komitmen untuk mengorbankan konsumsi sekarang (sacrifice current consumption) dengan tujuan memperbesar konsumsi di masa yang akan datang. Sebagai contoh, apabila kita ingin membuat rumah mewah pada lima tahun yang akan datang, maka yang kita lakukan saat ini untuk mencapainya lah yang dimaksud dengan investasi, misalnya kita membeli saham untuk mendapatkan keuntungan yang keuntungan tersebut akan digunakan untuk mencapai impian terhadap rumah mewah tadi.
Selama ini apabila mendengar tentang investasi, pasti yang paling utama terbersit di benak kita adalah mengenai saham. Itu merupakan salah satu bentuk aktivitas investasi, padahal apabila ditelusuri lebih jauh, investasi memiliki arti yang sangat luas, misalnya saja investasi dengan menanamkan sejumlah dana pada aset riil seperti tanah, emas, properti, dll atau pada aset finansial seperti deposito, obligasi dll. Oleh karena itu, penting bagi kita terutama bagi generasi muda untuk benar-benar paham tentang investasi. Semakin generasi muda mengerti investasi, maka negara tersebut akan semakin maju.
Pihak yang melakukan kegiatan investasi disebut dengan investor (pemodal). Pada umumnya investor dibedakan menjadi dua, yaitu :
- Investor individual (individual/retail investors) : merupakan individu-individu yang melakukan aktivitas investasi dipasar keuangan dan pasar modal.
- Investor institusional (institusional investors) : merupakan perusahaan-perusahaan serta lembaga-lembaga yang melakukan kegiatan investasi di pasar keuangan dan pasar modal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar